
Senin, 8 September 2025 menjadi hari yang penuh makna bagi keluarga besar MIN 1 Bungo. Pagi itu, suasana di halaman sekolah terlihat berbeda. Sejak pukul 07.00 WIB, para guru telah berdiri di pintu gerbang, menyambut kedatangan peserta didik dengan senyum hangat, sapaan ramah, dan salam penuh keakraban. Kehangatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian nyata dari penerapan 'kurikulum berbasis cinta' yang digaungkan madrasah dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan menyenangkan.
Penyambutan yang penuh kasih sayang ini seketika membuat para peserta didik bersemangat. Mereka merasa dihargai, diperhatikan, dan disambut layaknya keluarga. Interaksi sederhana antara guru dan murid melalui senyum dan salam menjadi simbol awal tumbuhnya rasa cinta, kebersamaan, dan kepedulian yang menjadi pondasi utama dalam proses pendidikan di MIN 1 Bungo.
Setelah prosesi penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan upacara bendera yang berlangsung khidmat di lapangan madrasah. Seluruh guru dan peserta didik mengikuti jalannya upacara dengan tertib dan penuh rasa hormat. Dalam amanatnya, Ahmad Antoni, S.Pd.I selaku instruktur upacara menyampaikan pesan penting mengenai arti cinta dan kasih dalam kehidupan sekolah.
“Sebagai warga sekolah, kita harus menanamkan rasa cinta dan kasih sayang, baik antar sesama peserta didik maupun antara guru dan peserta didik. Dengan adanya rasa cinta, sekolah akan menjadi tempat yang aman, tertib, dan kondusif untuk belajar dan berkembang,” tegasnya di hadapan seluruh peserta upacara.
Pesan tersebut mendapat perhatian khusus dari para peserta didik. Mereka diajak untuk memahami bahwa cinta bukan hanya sekadar perasaan, tetapi juga wujud kepedulian, penghargaan, dan tanggung jawab terhadap sesama. Hal ini sejalan dengan semangat *kurikulum berbasis cinta* yang menekankan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dalam mendukung keberhasilan pembelajaran.
Kepala MIN 1 Bungo juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara konsisten agar menjadi budaya positif di lingkungan madrasah. Melalui penyambutan pagi dan kegiatan bersama seperti upacara bendera, sekolah berharap dapat menumbuhkan karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, penuh kasih, dan mampu menjalin hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar.
Kegiatan di hari itu menorehkan kesan yang mendalam. Senyum yang terpancar dari wajah peserta didik, semangat yang mereka bawa ke ruang kelas, serta keakraban yang terjalin dengan guru menjadi bukti bahwa penerapan kurikulum berbasis cinta telah memberikan energi baru bagi seluruh warga MIN 1 Bungo.
Dengan semangat cinta dan kasih sayang, MIN 1 Bungo berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, membentuk generasi yang berkarakter, serta menciptakan madrasah sebagai rumah kedua yang penuh kedamaian dan kebahagiaan.
|
961x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...