
Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bungo menunjukkan kepedulian dan solidaritasnya pada hari ini, Senin, 22 September 2025. Para tenaga pendidik bersama pimpinan madrasah melaksanakan takziah ke rumah salah satu guru MIN 1 Bungo yang tengah berduka karena mertua tercinta dipanggil ke rahmatullah.
Sejak siang, rombongan guru MIN 1 Bungo dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Bapak Abrori, S.Pd.I, menuju kediaman keluarga yang berduka. Kehadiran rombongan ini bukan hanya sebagai wujud bela sungkawa, tetapi juga sebagai bentuk nyata kebersamaan, kepedulian sosial, serta solidaritas antarwarga madrasah. Dalam suasana penuh keharuan, para guru menyampaikan doa dan ucapan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Madrasah, Bapak Abrori, S.Pd.I menegaskan bahwa kegiatan takziah semacam ini merupakan salah satu cara mempererat tali silaturahmi dan menguatkan persaudaraan di antara sesama guru dan tenaga pendidik. Menurut beliau, madrasah bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga rumah kedua tempat terjalinnya ikatan persaudaraan yang kuat.
“Takziah ini adalah bentuk kepedulian sosial kita sebagai satu keluarga besar. Kita hadir bukan hanya untuk mendoakan almarhum, tetapi juga untuk memberikan kekuatan moral kepada rekan kita yang sedang berduka. Semoga kehadiran kita dapat sedikit meringankan beban kesedihan keluarga yang ditinggalkan. Inilah pentingnya kebersamaan, karena dengan silaturahmi yang kuat, kita bisa semakin kompak dalam menjalankan tugas mulia mendidik anak-anak bangsa,” ujar beliau dengan penuh ketulusan. 
Selain menyampaikan belasungkawa, rombongan guru juga ikut serta dalam doa bersama untuk almarhum, memohon kepada Allah SWT agar beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, ketabahan, dan kekuatan iman.
Kegiatan takziah ini memberikan pelajaran berharga bahwa kepedulian sosial adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan seorang pendidik. Dengan saling peduli, saling mendukung, dan saling menguatkan, hubungan antarwarga madrasah akan semakin erat. Nilai-nilai kekeluargaan inilah yang menjadi fondasi penting dalam menciptakan suasana kerja yang harmonis di lingkungan MIN 1 Bungo.
Bagi keluarga besar MIN 1 Bungo, kegiatan seperti ini menjadi tradisi yang terus dijaga agar ikatan kebersamaan tidak hanya terjalin di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat. Takziah tidak hanya menjadi momen duka, tetapi juga menjadi sarana memperkokoh ukhuwah islamiyah yang akan selalu menjadi pedoman hidup bersama.
Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, diharapkan seluruh guru MIN 1 Bungo dapat semakin solid dan kompak dalam menjalankan tugas mulia mereka, sekaligus menjadi teladan bagi peserta didik dalam hal kepedulian sosial dan sikap saling menghargai antar sesama.
|
971x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...