
Bungo – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bungo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan peserta didik dengan meluncurkan program penyaluran bantuan zakat kepada murid yang kurang mampu. Program ini diinisiasi sebagai bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus pembelajaran praktik nilai-nilai Islam di lingkungan madrasah.
Zakat yang berhasil dihimpun berasal dari partisipasi guru, tenaga kependidikan, serta dukungan dari masyarakat sekitar yang mempercayakan penyalurannya melalui lembaga madrasah. Selanjutnya, zakat tersebut akan disalurkan secara tepat sasaran kepada peserta didik yang tergolong kurang mampu, sehingga mereka dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan maupun kebutuhan pokok sehari-hari.
Kepala MIN 1 Bungo, Abrori, S.Pd.I, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya sebatas memberikan bantuan materi, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, empati, serta solidaritas di kalangan warga madrasah.
"Alhamdulillah, berkat dukungan seluruh pihak, MIN 1 Bungo dapat kembali menyalurkan zakat kepada murid-murid kita yang membutuhkan. Tujuan utama kami adalah agar mereka tetap bersemangat menuntut ilmu tanpa terbebani oleh keterbatasan ekonomi. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada peserta didik yang tertinggal hanya karena faktor kemampuan finansial," ujar Abrori.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa zakat bukan hanya kewajiban umat Islam, tetapi juga sarana untuk memperkuat persaudaraan dan menumbuhkan rasa kebersamaan di lingkungan madrasah. “Dengan zakat, kita belajar untuk peduli pada sesama. Anak-anak juga dapat melihat langsung bagaimana Islam mengajarkan kita berbagi dan saling membantu,” tambahnya.
Program penyaluran zakat ini disambut dengan penuh haru oleh para penerima. Beberapa orang tua siswa menyampaikan rasa syukur mereka karena bantuan ini sangat membantu meringankan beban keluarga. Sementara itu, para siswa penerima bantuan terlihat senang dan termotivasi untuk belajar lebih giat, karena merasa mendapatkan perhatian dari pihak madrasah.
Tidak hanya memberikan zakat, madrasah juga mengemas kegiatan ini dengan sentuhan edukatif. Guru-guru memberikan penjelasan sederhana kepada peserta didik tentang makna zakat, pentingnya berbagi, serta hikmah yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, kegiatan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter di MIN 1 Bungo.
Kepala MIN 1 Bungo berharap agar program ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan. “Kami ingin menjadikan madrasah sebagai rumah kedua yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menumbuhkan akhlak mulia. Melalui penyaluran zakat ini, kami ingin memberikan contoh nyata bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil ‘alamin, penuh kasih sayang, dan kepedulian,” pungkas Abrori.
Dengan adanya program zakat ini, MIN 1 Bungo semakin meneguhkan diri sebagai madrasah yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membangun nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lain untuk terus menanamkan budaya berbagi, sehingga semakin banyak peserta didik yang terbantu dan termotivasi untuk meraih cita-cita mereka.
|
730x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...