
Bungo – Suasana ruang kelas di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bungo tampak berbeda pada hari Kamis. Pagi itu, salah satu mahasiswi Program Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK), Nurul Auliyana, melaksanakan ujian praktik mengajar sebagai bagian dari penilaian akhir dalam program PPLK. Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan pengawasan langsung dari guru pamong, kepala madrasah, serta dosen pembimbing lapangan (DPL).
Nurul tampil percaya diri saat mengawali pembelajaran. Dengan persiapan yang matang, ia memandu siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar sesuai Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah disusunnya. Menggunakan media pembelajaran yang menarik, Nurul berhasil menciptakan suasana kelas yang aktif, interaktif, dan menyenangkan. Siswa pun terlihat antusias merespons pertanyaan-pertanyaan yang ia lontarkan, sekaligus menunjukkan keterlibatan penuh dalam proses belajar.
Kehadiran guru pamong, kepala sekolah, dan DPL menjadi momen penting dalam ujian praktik ini. Mereka tidak hanya mengamati proses mengajar yang dilakukan oleh Nurul, tetapi juga memberikan catatan, arahan, dan masukan yang membangun untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesionalismenya sebagai calon guru.
Kepala MIN 1 Bungo, Abrori, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas usaha dan semangat yang ditunjukkan Nurul dalam praktik mengajar. “Kami menyambut baik pelaksanaan PPLK di madrasah ini, karena selain memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa, juga memberikan energi baru dalam suasana pembelajaran. Apa yang dilakukan Saudari Nurul hari ini menunjukkan bahwa calon-calon guru kita memiliki potensi besar untuk menjadi pendidik profesional di masa depan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, dosen pembimbing lapangan yang turut hadir menilai kegiatan praktik mengajar ini sangat penting untuk menguji kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia pendidikan yang sesungguhnya. Menurutnya, apa yang dilakukan Nurul menjadi bukti bahwa mahasiswa PPLK tidak hanya dibekali teori di kampus, tetapi juga ditempa melalui praktik langsung di kelas.
Sementara itu, Nurul Auliyana mengaku bersyukur dan terharu dapat menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam PPLK. “Ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Meski ada rasa gugup, saya berusaha menampilkan yang terbaik. Saya banyak belajar dari guru pamong, bapak kepala madrasah, serta bimbingan dosen selama PPLK ini. Semoga pengalaman ini menjadi bekal saya untuk menjadi guru yang profesional dan berdedikasi,” tuturnya dengan penuh harap.
Ujian praktik mengajar ini bukan hanya menjadi penilaian akhir bagi mahasiswa PPLK, tetapi juga menjadi cerminan keseriusan dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi guru yang berkompeten. Dengan keterlibatan semua pihak, mulai dari guru pamong, kepala sekolah, hingga dosen pembimbing, kegiatan ini menunjukkan sinergi kuat antara madrasah dan perguruan tinggi dalam melahirkan tenaga pendidik yang berkualitas.
Diakhiri dengan doa dan refleksi bersama, kegiatan tersebut meninggalkan kesan mendalam, baik bagi mahasiswa, siswa, maupun seluruh warga MIN 1 Bungo. Nurul Auliyana pun menorehkan langkah penting dalam perjalanan pendidikannya menuju cita-cita sebagai guru profesional yang mampu mencetak generasi penerus bangsa berakhlak mulia dan berprestasi.
|
66x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...