
Suasana malam di bumi perkemahan MIN 1 Bungo tampak begitu hidup dan penuh semangat. Setelah rangkaian kegiatan sore berjalan lancar, malam hari menjadi momen yang sangat dinanti oleh seluruh peserta Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami). Kegiatan malam itu diawali dengan sesi pembekalan materi kepramukaan yang disampaikan oleh Bapak Ahmad Sebli, S.Pd.I, salah satu pembina Pramuka berpengalaman di MIN 1 Bungo.
Dalam suasana hangat di bawah cahaya lampu perkemahan, para peserta duduk rapi melingkar, siap menerima ilmu dan motivasi dari sang pembina. Bapak Ahmad Sebli membuka penyampaian materinya dengan penuh semangat, memperkenalkan kembali makna dan hakikat gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan bagi generasi muda.
Beliau menjelaskan bahwa Pramuka bukan hanya kegiatan baris-berbaris atau bermain di alam, tetapi juga pembelajaran tentang nilai-nilai kehidupan. Dalam materinya, beliau menguraikan secara jelas mengenai tingkatan-tingkatan dalam kepramukaan, mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, hingga Anggota Dewasa. Penjelasan tersebut disampaikan dengan gaya interaktif, diselingi pertanyaan-pertanyaan ringan yang membuat suasana belajar terasa menyenangkan.
“Setiap tingkatan Pramuka memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Tapi yang paling penting, semuanya berlandaskan semangat gotong royong, kemandirian, dan cinta tanah air,” ujar Bapak Ahmad Sebli dalam penyampaiannya yang disambut tepuk tangan antusias para peserta.
Para peserta tampak bersemangat dan aktif menjawab setiap pertanyaan yang diajukan. Beberapa bahkan mencatat poin-poin penting dari materi yang disampaikan. Wajah-wajah muda itu menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi, menjadi bukti bahwa semangat kepramukaan benar-benar tumbuh dalam diri mereka.
Selain menjelaskan tentang tingkatan Pramuka, Bapak Ahmad Sebli juga menekankan pentingnya Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak. Beliau mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya menghafal isi dari janji dan kode kehormatan tersebut, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari — baik di sekolah, di rumah, maupun di masyarakat.
“Tri Satya dan Dasa Dharma itu bukan sekadar kata-kata. Itu adalah cerminan kepribadian seorang Pramuka sejati. Jika kalian mengamalkannya dengan sungguh-sungguh, maka kalian akan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab,” pesannya dengan penuh makna.
Suasana malam menjadi semakin hangat ketika Bapak Ahmad Sebli memberikan beberapa contoh nyata penerapan nilai-nilai Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Ia menuturkan kisah inspiratif tentang tokoh-tokoh yang memiliki jiwa Pramuka sejati — pantang menyerah, jujur, dan selalu siap menolong sesama. Kisah-kisah itu membuat para peserta semakin terinspirasi dan termotivasi untuk meneladani semangat tersebut.
Kegiatan pembekalan ini tidak hanya memperluas wawasan peserta, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan antara pembina dan peserta. Di akhir sesi, seluruh peserta diajak untuk menyanyikan lagu “Hymne Pramuka” dengan penuh semangat dan rasa bangga. Suara mereka bergema di seluruh area perkemahan, menciptakan suasana kebersamaan yang begitu kuat.
Kepala MIN 1 Bungo, Bapak Abrori, S.Pd.I, memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan pembekalan ini. Beliau menyampaikan bahwa pemberian materi seperti ini sangat penting untuk memperkuat dasar-dasar kepramukaan pada peserta didik. “Dengan memahami sejarah dan tingkatan Pramuka, anak-anak akan lebih menghayati nilai-nilai kepramukaan dan menerapkannya dalam kehidupan. Inilah pembelajaran karakter yang sesungguhnya,” ujarnya.
Malam pembekalan materi kepramukaan bersama Bapak Ahmad Sebli, S.Pd.I, menjadi awal yang penuh makna dalam kegiatan Persami MIN 1 Bungo tahun ini. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menyalakan semangat dan kebanggaan dalam diri setiap peserta sebagai bagian dari keluarga besar Pramuka Indonesia.
Dengan semangat yang menyala dan rasa kebersamaan yang kuat, para peserta kemudian bersiap untuk melanjutkan kegiatan malam berikutnya. Malam itu menjadi bukti nyata bahwa semangat Pramuka bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagian dari proses pembentukan karakter unggul yang berakar pada disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air.
|
349x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...