Selamat Datang di Website Resmi MIN 1 BUNGO # MIN 1 BUNGO adakan rapat pembagian tugas guru dan staf awal tahun pelajaran 2019 / 2020. # MIN 1 BUNGO ADAKAN TEST PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TANGGAL 11 JULI 2019. # PERPISAHAN DAN SERAH TERIMA SISWA/I KELAS 6 MIN 1 BUNGO KEPADA ORANG TUA / WALI ´´ JANGAN PERNAH BERHENTI MENUNTUT ILMU PENGETAHUAN KARENA HIDUP BUTUH ILMU ´´ 30 April 2019 # PENTAS SENI SISWA/I MIN 1 BUNGO ´´ MENGGALI BAKAT DAN POTENSI PESERTA DIDIK UNTUK MERAIH PRESTASI YANG GEMILANG ´´ 28 s/d 29 April 2019 # KUNJUNGAN KABID MADRASAH KANWIL KEMENAG JAMBI, KEMENAG BUNGO, DAN KASI MADRASAH KEMENAG BUNGO DI US 2019
Diposting Pada: Minggu, 05 Oktober 2025

Basah, Kotor, tapi Kompak! Pos Empat Hiking PERSAMI MIN 1 Bungo Uji Semangat dan Kebersamaan Peserta

Basah, Kotor, tapi Kompak! Pos Empat Hiking PERSAMI MIN 1 Bungo Uji Semangat dan Kebersamaan Peserta

Bungo — Suasana semangat dan keceriaan masih terasa membara dalam kegiatan Hiking Perkemahan Sabtu-Minggu (PERSAMI) yang diselenggarakan oleh MIN 1 Bungo. Setelah berhasil melewati tiga pos penuh tantangan sebelumnya, para peserta akhirnya tiba di Pos Empat, yang menjadi salah satu pos paling menantang sekaligus paling seru dalam kegiatan ini.

Pos empat dijaga oleh tiga pembina hebat, yaitu Pak Ahmad Sebli, Pak Asri, dan Bu Elvina. Ketiganya dikenal sebagai pembina yang tegas, disiplin, namun tetap ramah dan penuh semangat dalam membimbing peserta didik. Begitu peserta tiba di pos tersebut, mereka langsung disambut dengan yel-yel penuh energi dari para penjaga pos. Namun, ekspresi peserta mendadak berubah menjadi campuran antara antusias dan gugup ketika mereka mengetahui tugas yang harus dijalankan: tes kekompakan melalui kegiatan merayap di lumpur.

Tantangan ini bukan sekadar permainan biasa. Kegiatan merayap di lumpur dirancang untuk menguji kerja sama tim, kekompakan, keberanian, dan ketangguhan fisik peserta. Dengan lintasan berlumpur yang telah disiapkan di area terbuka, para peserta diharuskan untuk merayap sejauh beberapa meter di bawah tali pengaman, sambil menjaga koordinasi agar seluruh anggota tim dapat mencapai garis akhir secara bersamaan.

Sebelum memulai tantangan, Pak Ahmad Sebli memberikan pengarahan singkat namun penuh makna.
“Di sini kalian tidak hanya diuji seberapa cepat kalian bisa merayap, tapi seberapa kompak kalian bisa bekerja sama. Tidak ada yang menang sendiri, karena dalam pramuka kita diajarkan untuk saling membantu dan pantang menyerah,” ucapnya dengan suara lantang.

Peserta pun bersiap. Ada yang tampak ragu melihat lumpur di depan mata, namun semangat kebersamaan segera mengalahkan rasa enggan itu. Dengan hitungan mundur dari Pak Asri, seluruh tim mulai merayap perlahan. Suara tawa, sorakan, dan semangat terdengar membahana di udara. “Ayo! Sedikit lagi! Jangan tinggalkan temanmu!” teriak salah satu anggota regu dengan penuh semangat.

Sementara itu, Bu Elvina yang berada di sisi lintasan terus memberikan dukungan dan dorongan positif kepada para peserta. “Hebat! Semangat terus! Kalian bisa!” katanya sambil sesekali membantu peserta yang hampir kehilangan keseimbangan. Meski tubuh dan pakaian peserta mulai dipenuhi lumpur, tak satu pun dari mereka terlihat mengeluh. Justru keceriaan terpancar dari wajah-wajah mereka yang tertutup cipratan tanah.

Setelah semua regu berhasil menyelesaikan tantangan, tepuk tangan dan sorakan kemenangan menggema di area pos empat. Para peserta saling berpelukan dan tertawa bersama, bangga telah berhasil melewati rintangan yang menguji kekuatan dan kebersamaan mereka. “Rasanya capek, tapi seru sekali! Ini pengalaman yang nggak akan kami lupakan,” ujar salah satu peserta dengan wajah penuh lumpur namun mata yang berbinar.

Di akhir kegiatan, Pak Asri memberikan evaluasi singkat kepada seluruh peserta. “Lihatlah, tadi kalian kotor, lelah, tapi tetap kompak dan bahagia. Itulah makna sejati pramuka. Tidak hanya belajar teori, tapi juga membangun semangat kerja sama dan gotong royong,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Kegiatan di Pos Empat ini menjadi salah satu momen paling berkesan dalam seluruh rangkaian hiking PERSAMI MIN 1 Bungo. Melalui kegiatan merayap di lumpur, peserta belajar bahwa kekompakan dan kebersamaan jauh lebih penting daripada kecepatan atau kemenangan individu.

Berkat kreativitas dan semangat para pembina seperti Pak Ahmad Sebli, Pak Asri, dan Bu Elvina, kegiatan PERSAMI MIN 1 Bungo bukan hanya menjadi ajang rekreasi edukatif, tetapi juga sarana membentuk karakter peserta didik agar tangguh, mandiri, dan saling peduli satu sama lain. Dengan penuh lumpur namun hati yang bersih dan bahagia, para peserta pun melanjutkan perjalanan menuju pos berikutnya dengan semangat yang tak padam.

 


667x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. Bu Hartini Bahas Kisi-Kisi Soal Ujian untuk Tingkatkan Kesiapan Peserta Didik MIN 1 Bungo 34x dibaca
  2. Guru MIN 1 Bungo Sambut Hangat Kedatangan Peserta Didik di Gerbang Sekolah 455x dibaca
  3. Kepala MIN 1 Bungo Hadiri Peringatan Isra Mikraj di Kantor Kemenag Kabupaten Bungo 38x dibaca
  4. Semangat Sehat di Akhir Pekan: MIN 1 Bungo Gelar Senam Pagi Penuh Keceriaan 506x dibaca
  5. MIN 1 Bungo Langkah Awal Menuju Sukses, MIN 1 Bungo Laksanakan Simulasi TKA Hari Pertama 23x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MIN 1 BUNGO

Mars Madrasah