
Bungo — Kabar membanggakan datang dari lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bungo). Salah satu guru muda berprestasi, Ahmad Farhan Alisnaini, S.Pd., Gr., resmi mengikuti prosesi Yudisium Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas Jambi. Momen ini menjadi tanda berakhirnya perjalanan panjang dalam menempuh program PPG dan menjadi langkah baru menuju profesionalisme sebagai pendidik sejati.
Acara yudisium berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa haru. Para peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan PPG hadir dengan wajah penuh kebanggaan. Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Farhan Alisnaini mendapat kehormatan untuk menyampaikan kesan dan pesan mewakili seluruh mahasiswa PPG Universitas Jambi, sebuah bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasinya selama menjalani proses pembelajaran.
Dalam sambutannya, Ahmad Farhan menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kesempatan dan pengalaman berharga yang diperolehnya selama mengikuti program PPG. Ia mengungkapkan bahwa PPG bukan hanya tentang mendapatkan sertifikat pendidik, tetapi lebih dari itu — tentang mendalami makna menjadi guru yang sesungguhnya.
“PPG bukan sekadar program pendidikan, melainkan perjalanan untuk membentuk karakter dan kompetensi seorang guru. Selama menjalani proses ini, kami belajar banyak tentang filosofi pendidikan, metode pembelajaran yang berpihak pada siswa, serta pentingnya refleksi dalam setiap langkah pengajaran,” ujar Ahmad Farhan Alisnaini, S.Pd., Gr., dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan meriah oleh hadirin.
Ia juga menambahkan bahwa pengalaman selama mengikuti PPG memberikan banyak ilmu baru, memperluas wawasan pedagogik, dan memperdalam kemampuan dalam merancang pembelajaran yang kreatif serta inovatif.
“Bagi saya pribadi, PPG ini adalah momentum luar biasa yang mengubah cara pandang saya tentang profesi guru. Kami tidak hanya diajarkan untuk mengajar, tetapi juga untuk menjadi pendidik yang mampu menuntun, membimbing, dan meneladani,” tambahnya.
Sebagai guru di MIN 1 Bungo, Ahmad Farhan dikenal sebagai pendidik muda yang aktif, inovatif, dan dekat dengan peserta didiknya. Keberhasilannya menyelesaikan PPG di Universitas Jambi menjadi bukti nyata komitmen dan semangatnya dalam meningkatkan kualitas diri demi kemajuan pendidikan madrasah.
Kepala MIN 1 Bungo, Abrori, S.Pd.I, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian Ahmad Farhan.
“Kami sangat bersyukur dan bangga memiliki guru seperti Pak Ahmad Farhan. Keikutsertaannya dalam PPG hingga selesai merupakan bentuk tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi terhadap profesi guru. Semoga ilmu yang diperoleh bisa diterapkan dalam pembelajaran di madrasah,” ujarnya dengan penuh haru dan bangga.
Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan Ahmad Farhan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lainnya di MIN 1 Bungo untuk terus bersemangat dalam meningkatkan profesionalisme dan kompetensi di bidang pendidikan.
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan salah satu langkah strategis pemerintah melalui Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam mewujudkan tenaga pendidik yang profesional dan berstandar nasional. Para peserta PPG dibekali dengan teori, praktik mengajar, dan refleksi untuk menghasilkan guru yang mampu menjawab tantangan zaman serta memahami kebutuhan peserta didik secara menyeluruh.
Selama mengikuti program tersebut, Ahmad Farhan menjalani serangkaian kegiatan intensif, mulai dari penyusunan perangkat ajar, praktik pembelajaran berbasis diferensiasi, asesmen formatif dan sumatif, hingga refleksi kritis terhadap praktik mengajar di sekolah. Semua pengalaman itu, menurutnya, memberikan pelajaran yang tak ternilai dalam perjalanan kariernya sebagai guru.
Dalam penutup sambutannya di acara yudisium, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen, penguji, dan rekan sejawat atas bimbingan dan dukungan selama mengikuti PPG.
“Kami belajar bahwa menjadi guru bukan hanya tentang mengajar, tapi juga belajar setiap hari. Karena sejatinya, guru yang baik adalah pembelajar sepanjang hayat. Terima kasih kepada Universitas Jambi, para dosen, dan rekan-rekan seperjuangan. Semoga ilmu ini menjadi amal jariyah yang bermanfaat bagi peserta didik kami,” ucapnya penuh rasa syukur.
Prosesi yudisium diakhiri dengan penyerahan simbolis piagam kelulusan kepada seluruh peserta dan foto bersama jajaran dosen Universitas Jambi. Momen tersebut menjadi penanda resmi bahwa Ahmad Farhan Alisnaini kini telah menyandang status guru profesional (Gr.), sebuah pencapaian yang akan memperkuat kiprahnya sebagai pendidik di madrasah.
Bagi keluarga besar MIN 1 Bungo, keberhasilan ini bukan sekadar prestasi individu, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh civitas madrasah. Semangat belajar dan keteladanan Ahmad Farhan diharapkan menular kepada rekan-rekan guru lain serta menjadi inspirasi bagi peserta didik untuk tidak pernah berhenti belajar dan berjuang meraih cita-cita.
“Ilmu yang diperoleh dari PPG akan saya amalkan di madrasah, demi memberikan pembelajaran terbaik bagi anak-anak kita. Semoga ini menjadi langkah kecil menuju perubahan besar dalam dunia pendidikan,” pungkas Ahmad Farhan Alisnaini, S.Pd., Gr. dengan penuh harapan.
|
492x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...