
Bungo, 14 Oktober 2025 — Suasana di MIN 1 Bungo hari ini tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi, halaman madrasah dipenuhi warna-warni busana khas Melayu yang anggun dan memikat. Seluruh guru kompak mengenakan pakaian adat Melayu dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bungo yang ke-60. Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi bentuk nyata kecintaan warga madrasah terhadap budaya dan kearifan lokal daerahnya.
Para guru tampil begitu memesona dengan busana Melayu yang elegan — para guru perempuan mengenakan baju kurung dan selendang indah, sementara guru laki-laki tampak gagah dengan teluk belanga lengkap dengan tanjak di kepala. Paduan warna cerah dan senyum bahagia menambah kehangatan suasana di lingkungan madrasah.
Menurut Kepala MIN 1 Bungo, Bapak Abrori, S.Pd.I, kegiatan ini merupakan salah satu wujud partisipasi madrasah dalam memperingati hari bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Bungo. “Hari ulang tahun Kabupaten Bungo adalah momentum penting untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah dan menghargai warisan budaya yang kita miliki. Dengan mengenakan busana Melayu, kami ingin menanamkan nilai-nilai budaya lokal kepada siswa, sekaligus memperkenalkan identitas daerah sebagai bagian dari pendidikan karakter,” ungkap beliau dengan penuh semangat.
Tidak hanya sekadar berpakaian adat, kegiatan hari ini juga diisi dengan berbagai aktivitas menarik seperti foto bersama guru dan siswa, lomba yel-yel bertema cinta Bungo, serta cerita budaya daerah yang disampaikan oleh beberapa guru. Siswa-siswi tampak begitu antusias melihat para gurunya tampil dengan busana adat, bahkan banyak di antara mereka yang ikut mengenakan pakaian tradisional sederhana untuk ikut memeriahkan suasana.
Salah satu guru, Ibu Nurul Qomariah, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan semangat kebersamaan di antara guru dan siswa, tetapi juga menjadi media edukatif dalam mengenalkan budaya Melayu kepada peserta didik. “Anak-anak perlu tahu bahwa memakai baju adat bukan hanya untuk seremonial, tapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas daerah. Dengan kegiatan seperti ini, mereka bisa belajar sambil berbangga menjadi bagian dari Kabupaten Bungo,” ujarnya dengan tersenyum.
Kekompakan para guru MIN 1 Bungo mendapat banyak apresiasi dari warga sekitar dan orang tua siswa yang ikut menyaksikan. Banyak yang mengungkapkan kebanggaan karena madrasah ini selalu aktif dalam kegiatan budaya dan sosial yang melibatkan seluruh warga sekolah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MIN 1 Bungo tidak hanya menunjukkan kekompakan dan kreativitas para guru, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam melestarikan budaya daerah serta menanamkan rasa cinta tanah air kepada peserta didik.
Kabupaten Bungo yang kini berusia 60 tahun terus berkembang menjadi daerah yang maju dan berbudaya. Semangat itu juga tercermin dalam wajah-wajah ceria para guru dan siswa MIN 1 Bungo yang siap melangkah bersama menuju masa depan yang lebih gemilang.
|
532x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...