
Bungo, 21 Oktober 2025 � Dedikasi dan kepedulian terhadap peserta didik kembali ditunjukkan oleh salah satu pendidik inspiratif di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bungo). Adalah Syafi�i, S.Pd.I, guru kelas 1A yang dengan penuh tanggung jawab meluangkan waktu setelah jam pelajaran berakhir untuk memberikan bimbingan belajar tambahan kepada peserta didiknya. Kegiatan ini berlangsung di ruang kelas 1A dengan suasana yang hangat dan penuh semangat belajar.
Bimbingan belajar ini bertujuan untuk membantu siswa yang masih mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran dasar, seperti membaca, menulis, dan berhitung. Sebagai guru kelas 1, Syafi�i memahami bahwa masa awal belajar di sekolah dasar merupakan fondasi penting bagi perkembangan akademik anak di masa depan. Oleh karena itu, beliau secara rutin mengadakan sesi tambahan setelah jam pelajaran usai, agar setiap anak benar-benar mampu menguasai materi secara menyeluruh.
Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 12.30 WIB, setelah jam pelajaran resmi selesai. Meski waktu sudah menunjukkan siang hari, para siswa tampak antusias mengikuti bimbingan. Dengan pendekatan yang sabar, menyenangkan, dan interaktif, Syafi�i, S.Pd.I mengajarkan berbagai materi dasar melalui metode bermain sambil belajar. Beliau menggunakan media pembelajaran sederhana seperti kartu huruf, gambar, serta permainan edukatif agar siswa tidak merasa bosan.
�Anak-anak di usia kelas satu masih berada dalam tahap adaptasi. Tidak semua bisa langsung membaca dan menulis dengan lancar. Karena itu, saya berusaha membantu mereka lewat bimbingan tambahan ini agar mereka tidak tertinggal dan tetap semangat belajar,� ujar Syafi�i, S.Pd.I dengan senyum hangat.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukanlah kewajiban, melainkan bentuk kepedulian terhadap peserta didik agar mereka memiliki pondasi belajar yang kuat. Menurutnya, keberhasilan seorang guru bukan hanya diukur dari seberapa banyak materi yang tersampaikan, tetapi dari seberapa besar perubahan positif yang dialami siswa setelah proses pembelajaran berlangsung.
Suasana bimbingan terlihat akrab dan penuh kehangatan. Sesekali tawa kecil terdengar saat guru memberikan contoh lucu atau permainan singkat untuk menguji pemahaman siswa. Pendekatan personal ini membuat anak-anak merasa nyaman dan tidak takut untuk bertanya ketika belum paham.
Salah satu siswa, dengan polosnya mengatakan, �Saya senang ikut belajar sama Pak Syafi�i. Jadi saya bisa cepat bisa baca dan nulis.� Ungkapan sederhana itu menjadi bukti bahwa metode bimbingan yang diterapkan berhasil menumbuhkan rasa senang belajar di kalangan peserta didik.
Kepala MIN 1 Bungo, Abrori, S.Pd.I, turut memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh guru kelas 1A tersebut. �Apa yang dilakukan Pak Syafi�i merupakan contoh nyata dari semangat guru madrasah yang berjiwa pengabdian. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah,� ungkapnya.
Dengan adanya bimbingan belajar tambahan ini, diharapkan seluruh peserta didik kelas 1A dapat meningkatkan kemampuan dasar mereka secara bertahap. Lebih dari itu, kegiatan ini mencerminkan semangat guru MIN 1 Bungo dalam mewujudkan madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keikhlasan, tanggung jawab, dan kasih sayang dalam proses pendidikan.
Bimbingan belajar yang dilakukan Syafi�i, S.Pd.I, menjadi contoh inspiratif bahwa dedikasi seorang guru sejati tidak berhenti ketika bel pulang berbunyi
|
73x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...