Selamat Datang di Website Resmi MIN 1 BUNGO # MIN 1 BUNGO adakan rapat pembagian tugas guru dan staf awal tahun pelajaran 2019 / 2020. # MIN 1 BUNGO ADAKAN TEST PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TANGGAL 11 JULI 2019. # PERPISAHAN DAN SERAH TERIMA SISWA/I KELAS 6 MIN 1 BUNGO KEPADA ORANG TUA / WALI ´´ JANGAN PERNAH BERHENTI MENUNTUT ILMU PENGETAHUAN KARENA HIDUP BUTUH ILMU ´´ 30 April 2019 # PENTAS SENI SISWA/I MIN 1 BUNGO ´´ MENGGALI BAKAT DAN POTENSI PESERTA DIDIK UNTUK MERAIH PRESTASI YANG GEMILANG ´´ 28 s/d 29 April 2019 # KUNJUNGAN KABID MADRASAH KANWIL KEMENAG JAMBI, KEMENAG BUNGO, DAN KASI MADRASAH KEMENAG BUNGO DI US 2019
Diposting Pada: Kamis, 23 Oktober 2025

Kepala MIN 1 Bungo Hadiri Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta Bersama Kepala Madrasah se-Provinsi Jambi

Kepala MIN 1 Bungo Hadiri Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta Bersama Kepala Madrasah se-Provinsi Jambi

Jambi, Oktober 2025 — Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan madrasah yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan kasih sayang, Kepala MIN 1 Bungo, Bapak Abrori, S.Pd.I, turut serta dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Provinsi Jambi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala madrasah negeri dan swasta dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Acara yang berlangsung selama beberapa hari tersebut dilaksanakan di Aula Kemenag Provinsi Jambi dan menghadirkan para narasumber dari Kementerian Agama RI, akademisi, serta praktisi pendidikan nasional yang berpengalaman dalam bidang pengembangan kurikulum. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkenalkan konsep dan strategi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta — sebuah pendekatan pembelajaran yang menekankan pentingnya kasih sayang, empati, dan kepedulian dalam proses pendidikan.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi menyampaikan bahwa kurikulum berbasis cinta merupakan inovasi pendidikan yang menempatkan nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial sebagai fondasi utama dalam pembelajaran.

“Kurikulum berbasis cinta bukan hanya tentang pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga tentang bagaimana menumbuhkan kasih sayang, empati, dan rasa tanggung jawab di hati setiap peserta didik. Madrasah harus menjadi tempat yang menumbuhkan cinta—cinta kepada Allah, sesama manusia, dan alam semesta,” ujar beliau penuh makna.

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk Bapak Abrori, S.Pd.I, yang menyatakan bahwa konsep kurikulum berbasis cinta sangat relevan untuk diterapkan di lingkungan madrasah. Menurutnya, pendekatan ini selaras dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu, akhlak, dan kasih sayang dalam proses belajar mengajar.

“Sebagai kepala madrasah, kami memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, penuh kehangatan, dan membangun karakter peserta didik. Kurikulum berbasis cinta menjadi jalan untuk menciptakan madrasah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa kasih,” ungkap Bapak Abrori, S.Pd.I dengan penuh semangat.

Kegiatan Bimtek ini diisi dengan berbagai sesi, mulai dari paparan teori tentang filosofi kurikulum berbasis cinta, workshop penerapan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), hingga praktik simulasi pembelajaran yang mengedepankan nilai-nilai empati dan penghargaan terhadap peserta didik. Para kepala madrasah juga diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam menerapkan strategi pembelajaran yang humanis dan inspiratif di satuan pendidikan masing-masing.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif. Para peserta saling bertukar gagasan tentang bagaimana mengintegrasikan nilai cinta dalam pembelajaran agama, bahasa, sains, maupun kegiatan ekstrakurikuler di madrasah. Tidak sedikit peserta yang merasa bahwa konsep ini mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa.

Di akhir kegiatan, para peserta Bimtek berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil pelatihan di madrasah masing-masing. Kepala MIN 1 Bungo, Bapak Abrori, S.Pd.I, menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil bimtek ini dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan internal bagi para guru di MIN 1 Bungo agar penerapan kurikulum berbasis cinta dapat berjalan optimal.

“Kami akan membawa semangat ini ke MIN 1 Bungo. InsyaAllah, kami siap mengimplementasikan kurikulum berbasis cinta agar peserta didik merasa dicintai, dihargai, dan termotivasi untuk belajar dengan gembira,” tutur beliau dengan optimis.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh kepala madrasah di Provinsi Jambi, termasuk MIN 1 Bungo, dapat menjadi pelopor dalam penerapan pendidikan yang berlandaskan cinta, empati, dan nilai kemanusiaan. Kurikulum berbasis cinta bukan hanya sekadar konsep, tetapi sebuah gerakan pendidikan yang menghidupkan kembali semangat kasih dalam setiap ruang kelas madrasah.

 


575x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. Guru Al-Quran Hadits MIN 1 Bungo, Ibu Mutmainah, S.Pd.I, Tanamkan Semangat Cinta Al-Quran kepada Peserta Didik 34x dibaca
  2. MIN 1 Bungo Gelar Yasinan, Suasana Penuh Khidmat Iringi Doa Bersama 711x dibaca
  3. Guru MIN 1 Bungo Bertugas sebagai Paduan Suara pada Upacara HUT PGRI di Kantor Camat 566x dibaca
  4. Staf Operator MIN 1 Bungo Laksanakan Tugas Administrasi Siswa dan Guru 39x dibaca
  5. MIN 1 Bungo Gelar Family Gathering Penuh Kebersamaan 53x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MIN 1 BUNGO

Mars Madrasah