
Jambi, Oktober 2025 — Dalam upaya mewujudkan pendidikan madrasah yang lebih humanis, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai kasih sayang, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bungo, Bapak Abrori, S.Pd.I, turut serta dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Provinsi Jambi dan diikuti oleh seluruh kepala madrasah dari berbagai jenjang — mulai dari MI, MTs, hingga MA — se-Provinsi Jambi.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai sesi materi dan workshop interaktif. Mereka diajak memahami makna “cinta” dalam konteks pendidikan, yakni mencintai proses belajar, mencintai peserta didik dengan sepenuh hati, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan. Selain itu, peserta juga diberikan contoh-contoh penerapan kurikulum berbasis cinta dalam penyusunan perangkat ajar, kegiatan intrakurikuler, dan pembiasaan di madrasah.
Bapak Abrori, S.Pd.I, selaku Kepala MIN 1 Bungo, menyambut baik kegiatan ini dan mengaku mendapatkan banyak wawasan baru tentang bagaimana menciptakan suasana belajar yang menenangkan, menyenangkan, dan penuh kasih.
“Kegiatan ini benar-benar membuka mata kami bahwa pendidikan sejati berawal dari cinta. Cinta guru kepada peserta didik, cinta terhadap ilmu, dan cinta kepada nilai-nilai kebaikan. Kami di MIN 1 Bungo akan berupaya menerapkan semangat ini dalam setiap proses pembelajaran agar madrasah menjadi tempat yang menyejukkan dan penuh kasih sayang,” tutur Bapak Abrori dengan penuh haru.
Tidak hanya membahas teori, Bimtek ini juga menekankan aspek implementatif. Para kepala madrasah berlatih merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengandung nilai-nilai kasih sayang, empati, dan kolaborasi. Mereka juga berdiskusi tentang bagaimana menghadirkan suasana kelas yang ramah anak dan bebas tekanan, agar peserta didik dapat berkembang secara optimal, baik dari segi akademik maupun emosional.
Di sela-sela kegiatan, para peserta juga menjalin silaturahmi dan berbagi pengalaman antar-madrasah. Hal ini menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan memperkuat jaringan kerja sama antarkepala madrasah di seluruh Provinsi Jambi.
Dalam penutupan kegiatan, perwakilan dari Kanwil Kemenag Jambi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan secara nyata di sekolah masing-masing.
“Semoga semangat cinta ini benar-benar tumbuh di setiap madrasah. Karena dengan cinta, guru akan mengajar dengan hati, dan peserta didik akan belajar dengan bahagia,” pesannya penuh harapan.
Sebagai tindak lanjut, Bapak Abrori, S.Pd.I menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi dan pelatihan internal di lingkungan MIN 1 Bungo agar seluruh guru memahami dan mampu menerapkan prinsip Kurikulum Berbasis Cinta dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.
“Kami ingin seluruh warga madrasah memahami bahwa cinta adalah inti dari pendidikan. Dengan cinta, kita bisa membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa damai. Inilah semangat yang akan terus kami jaga di MIN 1 Bungo,” ujar beliau menutup wawancara dengan penuh semangat.
Kegiatan Bimtek ini menjadi langkah penting dalam upaya menghadirkan pendidikan yang berpihak pada kemanusiaan dan berlandaskan kasih sayang. MIN 1 Bungo pun siap menjadi bagian dari gerakan pendidikan berjiwa cinta, selaras dengan visi Kementerian Agama untuk mewujudkan madrasah hebat, bermartabat, dan berkarakter rahmatan lil ‘alamin.
|
522x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...