
Bungo — Suasana pagi di MIN 1 Bungo tampak begitu hangat dan penuh keceriaan. Sejak pukul 06.45 WIB, Kepala Madrasah, Bapak Abrori, S.Pd.I, bersama para guru berdiri di gerbang sekolah untuk menyambut kedatangan peserta didik dengan senyum, salam, dan sapaan hangat. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang tengah digalakkan di lingkungan madrasah.
Setiap peserta didik yang datang disambut dengan penuh kasih sayang. Beberapa guru bahkan menyalami anak-anak satu per satu sambil menanyakan kabar mereka. Suasana pagi pun terasa begitu menyenangkan dan menenteramkan, mencerminkan nilai-nilai cinta, kepedulian, dan kebersamaan yang menjadi inti dari Kurikulum Berbasis Cinta.
Menurut Bapak Abrori, S.Pd.I, kegiatan penyambutan di pagi hari ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sarana membangun kedekatan emosional antara guru dan siswa. “Ketika anak merasa disambut dengan kasih sayang, mereka akan datang ke madrasah dengan hati yang gembira. Dari rasa cinta inilah lahir semangat belajar dan perilaku positif,” ujarnya.
Para guru pun turut merasakan dampak positif dari kegiatan ini. Siswa terlihat lebih ceria, sopan, dan bersemangat memulai hari. Mereka belajar bahwa sekolah adalah tempat yang aman dan menyenangkan — tempat di mana mereka tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga tumbuh dalam cinta dan nilai-nilai kebaikan.
Salah satu siswa mengungkapkan rasa senangnya, “Saya senang disambut oleh guru dan kepala madrasah setiap pagi. Rasanya seperti disambut oleh keluarga sendiri.”
Kegiatan penyambutan ini akan terus menjadi tradisi baik di MIN 1 Bungo sebagai bagian dari upaya membentuk karakter peserta didik yang penuh kasih, menghargai sesama, dan memiliki rasa cinta terhadap lingkungan sekolah. Dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta, madrasah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang hangat, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
|
50x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...