
Bungo, (MIN 1 Bungo) — Suasana kelas tampak hidup dan penuh semangat ketika Ibu Hartini, S.Pd.I, wali kelas III A MIN 1 Bungo, menerapkan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning/PBL) dalam kegiatan belajar mengajar. Pendekatan ini dilakukan untuk melatih peserta didik berpikir kritis, kreatif, dan mampu memecahkan persoalan yang dihadapi secara mandiri maupun berkelompok.
Dalam kegiatan tersebut, Bu Hartini memberikan sebuah permasalahan kontekstual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Peserta didik kemudian diajak untuk mendiskusikan, menganalisis, dan mencari solusi terbaik bersama-sama. Dengan metode ini, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga aktif berperan dalam menemukan konsep dan membangun pemahaman sendiri.
Menurut Bu Hartini, pembelajaran berbasis masalah sangat efektif untuk membentuk kemandirian dan kemampuan berpikir logis sejak dini. “Anak-anak harus dibiasakan berpikir dan menemukan jawaban sendiri. Dengan begitu, mereka akan tumbuh menjadi pembelajar sejati yang tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan,” ujarnya.
Kepala MIN 1 Bungo, Bapak Abrori, S.Pd.I, memberikan apresiasi atas inisiatif dan kreativitas Bu Hartini dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang berpihak pada peserta didik. Penerapan model seperti ini menjadi bagian dari upaya madrasah untuk menciptakan pembelajaran aktif, kontekstual, dan menyenangkan sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.
|
42x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...