
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bungo bersama seluruh guru menunjukkan komitmen dan konsistensi dalam menerapkan kurikulum berbasis cinta di lingkungan madrasah. Salah satu wujud nyata penerapan tersebut terlihat dari kebiasaan menyambut peserta didik setiap pagi saat datang ke sekolah dengan penuh kehangatan dan senyuman.
Penyambutan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian, kepedulian, dan kasih sayang kepada peserta didik, sehingga mereka merasa diterima, dihargai, dan nyaman berada di lingkungan sekolah. Melalui sapaan ramah, senyum, dan interaksi positif sejak awal kedatangan, peserta didik diajak memulai hari dengan perasaan senang dan semangat belajar.
Kepala MIN 1 Bungo menegaskan bahwa kurikulum berbasis cinta bukan hanya diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas, tetapi juga dalam budaya dan kebiasaan sehari-hari di madrasah. Menurutnya, lingkungan belajar yang dilandasi rasa kasih sayang dan empati akan berdampak positif terhadap perkembangan karakter, sikap, serta prestasi belajar peserta didik.
Para guru pun berperan aktif dalam menciptakan suasana madrasah yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Konsistensi dalam menyambut peserta didik setiap hari menjadi langkah sederhana namun bermakna dalam membangun hubungan yang positif antara guru dan peserta didik.
Melalui penerapan kurikulum berbasis cinta ini, MIN 1 Bungo berkomitmen untuk terus menumbuhkan nilai-nilai karakter, kepedulian, dan rasa saling menghargai, sehingga madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga rumah kedua yang penuh cinta bagi peserta didik.
|
39x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...