
Bungo — Semangat kedisiplinan dan kerja sama tim terpancar kuat dari wajah-wajah peserta Persami saat mereka mengikuti salah satu perlombaan paling bergengsi dalam kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) di MIN 1 Bungo, yakni Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB). Bertempat di lapangan utama madrasah, perlombaan ini berlangsung pada Sabtu sore dan berhasil menarik perhatian seluruh peserta kemah serta para guru pembina. Dengan jumlah peserta sebanyak 13 regu, perlombaan LKBB menjadi ajang unjuk kemampuan, kekompakan, serta disiplin yang telah dilatih sejak jauh hari oleh para peserta.
Sejak dimulai, perlombaan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Suara komando yang tegas, langkah kaki yang serempak, serta variasi formasi yang menarik membuat suasana lomba menjadi sangat hidup. Setiap regu menampilkan performa terbaik mereka, menunjukkan bahwa mereka bukan hanya hadir untuk berpartisipasi, tetapi juga siap bersaing dengan semangat sportif. Sorak-sorai dukungan dari regu lain menambah semangat para peserta yang tampil satu per satu di hadapan dewan juri dan penonton.
Dewan juri yang ditunjuk dalam kegiatan ini adalah Ahmad Antoni, seorang berpengalaman yang telah lama berkecimpung dalam kegiatan kepramukaan di tingkat madrasah dan sekolah dasar. Dalam keterangannya, Ahmad Antoni menjelaskan bahwa penilaian dalam lomba LKBB ini tidak hanya berfokus pada kekompakan barisan, tetapi juga pada aspek lain yang mencerminkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerjasama tim. “Penilaian kami meliputi beberapa aspek, yaitu ketepatan gerakan, kekompakan, kerapian seragam, ketegasan komando, serta semangat regu saat tampil di lapangan. Semua aspek ini adalah nilai-nilai penting dalam kepramukaan dan juga bagian dari pembentukan karakter peserta didik,” ujarnya.
Selain itu, Antoni juga menekankan pentingnya sportivitas dalam setiap perlombaan. Menurutnya, menang atau kalah bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana peserta mampu belajar dan berkembang dari proses yang dilalui. “Melalui LKBB, kita ingin menanamkan disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri. Ini adalah bekal penting bagi anak-anak dalam menghadapi kehidupan ke depan. Dan saya sangat bangga melihat semua regu tampil dengan luar biasa hari ini,” tambahnya dengan penuh apresiasi.
Kepala MIN 1 Bungo, Abrori, S.Pd.I, yang turut menyaksikan jalannya perlombaan, juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan panitia. Dalam komentarnya, beliau menyampaikan bahwa LKBB bukan hanya soal baris-berbaris, tetapi juga sarana pembelajaran karakter secara nyata. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras anak-anak. Mereka tidak hanya belajar teori di kelas, tapi juga mempraktikkannya di lapangan—tentang kepemimpinan, ketaatan, dan rasa hormat terhadap aturan. Ini bagian dari kurikulum berbasis cinta yang kami terapkan di MIN 1 Bungo, di mana pendidikan karakter menjadi fondasi utama,” jelas Abrori.
Perlombaan LKBB ini menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian kegiatan Persami tahun ini. Antusiasme peserta dan penonton menunjukkan bahwa kegiatan ini benar-benar membawa dampak positif bagi perkembangan karakter dan semangat kebersamaan siswa. Setelah seluruh regu tampil, dewan juri langsung melakukan rekap nilai untuk menentukan regu terbaik yang akan diumumkan pada malam api unggun. Para peserta tampak harap-harap cemas menanti hasil, namun tetap menunjukkan sikap saling mendukung antarregu.
Dengan suksesnya pelaksanaan lomba LKBB ini, MIN 1 Bungo sekali lagi menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang membentuk karakter sejati.
|
670x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...