
Bungo — Sebanyak 10 peserta didik terbaik MIN 1 Bungo dengan penuh semangat mengikuti Lomba KOMPAC (Kompetisi Pelajar Alef Education) 2025 bidang Bahasa Inggris, yang diselenggarakan oleh Alef Education bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia. Ajang bergengsi tingkat nasional ini menjadi wadah bagi para pelajar madrasah untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus memperluas wawasan mereka di era pembelajaran digital.
Kegiatan lomba dilaksanakan secara virtual melalui platform Alef Education, di mana para peserta dari berbagai madrasah di seluruh Indonesia turut berpartisipasi. Di MIN 1 Bungo, suasana ruang komputer tampak penuh semangat dan antusiasme sejak pagi. Para peserta didik hadir lebih awal dengan semangat juang tinggi, didampingi oleh guru pembimbing mereka, Yuliawati, S.Pd.I, yang dengan sabar memberikan arahan dan motivasi sebelum lomba dimulai.
Kepala MIN 1 Bungo, Abrori, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada para peserta lomba dan guru pembimbing atas dedikasi serta kesiapan mereka dalam mengikuti kegiatan ini.
“Kami sangat bangga karena anak-anak MIN 1 Bungo ikut berpartisipasi dalam ajang nasional ini. Lomba KOMPAC bukan hanya ajang adu kemampuan, tetapi juga kesempatan untuk belajar, berlatih percaya diri, dan memperkuat kemampuan bahasa asing melalui platform digital modern,” ujar Abrori.
Beliau juga menambahkan bahwa kompetisi seperti KOMPAC sangat penting untuk membentuk generasi madrasah yang unggul, berdaya saing global, dan tetap berkarakter Islami. “Kami ingin peserta didik tidak hanya cakap dalam ilmu agama, tetapi juga mampu menguasai bahasa internasional seperti Bahasa Inggris, karena hal itu menjadi modal penting di masa depan,” tambahnya.
Guru pembimbing, Yuliawati, S.Pd.I, mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat belajar dan keberanian para peserta didik yang mengikuti lomba ini.
“Anak-anak telah berlatih dengan tekun selama beberapa minggu terakhir. Mereka belajar memperdalam kosakata, tata bahasa, dan melatih kemampuan berbicara serta memahami teks Bahasa Inggris. Saya berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan kepercayaan diri mereka dan menjadi motivasi untuk terus berprestasi,” ungkap Yuliawati.
Salah satu peserta, Fatih, siswa kelas V, mengaku senang bisa mengikuti lomba tersebut.
“Saya merasa senang dan bangga bisa mewakili madrasah. Meskipun agak gugup, tapi saya ingin memberikan yang terbaik. Melalui lomba ini saya jadi lebih semangat belajar Bahasa Inggris,” ujarnya dengan senyum ceria.
Pelaksanaan lomba berlangsung dengan lancar. Para peserta tampak fokus mengerjakan soal-soal berbasis digital yang menguji kemampuan mereka dalam pemahaman teks, tata bahasa, hingga listening comprehension. Guru pembimbing dan panitia madrasah turut memantau jalannya lomba dengan cermat untuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan.
Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta lomba sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan kerja keras mereka. Kepala madrasah berharap kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk mengukir prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Dengan semangat juang, kedisiplinan, dan tekad kuat untuk berprestasi, MIN 1 Bungo terus berkomitmen mendukung kegiatan yang menumbuhkan minat belajar, kemampuan bahasa asing, dan kecakapan digital peserta didik. Melalui ajang KOMPAC 2025, madrasah ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di kancah nasional — menjadi generasi Qurani yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing global.
|
376x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...